Implementasi Kebijakan Pengangkatan Jabatan Fungsional Di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama (Studi Kasus: Jabatan Fungsional Inspektur Bandar Udara dan Asisten Inspektur Bandar Udara)

Widya Silvana, NPM. 1864002135 (2021) Implementasi Kebijakan Pengangkatan Jabatan Fungsional Di Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama (Studi Kasus: Jabatan Fungsional Inspektur Bandar Udara dan Asisten Inspektur Bandar Udara). Masters thesis, Politeknik STIA LAN Jakarta.

[thumbnail of 023 TMSDA 2021 WIDYA SILVANA-BAB I.pdf] Text
023 TMSDA 2021 WIDYA SILVANA-BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of 023 TMSDA 2021 WIDYA SILVANA-BAB V.pdf] Text
023 TMSDA 2021 WIDYA SILVANA-BAB V.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of 023 TMSDA 2021 WIDYA SILVANA-BAB II-BAB IV.pdf] Text
023 TMSDA 2021 WIDYA SILVANA-BAB II-BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah I Kelas Utama Soekarno-Hatta pada akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021 baru saja mengangkat dua belas orang pemangku Jabatan Fungsional Inspektur Bandar Udara (JFIBU) dan tiga orang Jabatan Fungsional Asisten Inspektur Bandar Udara (JFAIBU) melalui inpassing sebagai implementasi PermenPAN-RB Nomor 57 Tahun 2018 dan PermenPAN-RB Nomor 58 Tahun 2018. Jabatan ini merupakan JF baru, yang merupakan peralihan dari JFU. Pada pelaksanaan inpassing yang lalu peneliti mencermati bahwasannya ada jalur komunikasi yang terputus antara pemberi informasi dan penerima informasi, sehingga ada beberapa hal yang tidak mampu dipahami oleh inspektur selaku calon pemangku JF. Sebagai tindak lanjut pelaksanaan inpassing bagi JFIBU dan JFAIBU, masih ada empat orang non JF yang dalam persiapan untuk diangkat kedalam JF melalui jalur pengangkatan lainnya. Berdasarkan permasalahan tersebut tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor yang menghambat implementasi kebijakan JFIBU dan JFAIBU dengan menggunakan model implementasi George Edward III; dan strategi yang digunakan untuk mengatasi faktor penghambat untuk keberhasilan implementasi kebijakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus. Teknik pengambilan data dengan wawancara dan telaah dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlu dilakukan perbaikan terhadap faktor komunikasi, sumber daya dan struktur birokrasi. Saran atas hasil penelitian ini melakukan sosialisasi kepada calon pemangku JF, melakukan pemutakhiran portal IMSIS sebagai akses dan keterbukaan informasi, menginventarisir kebutuhan ITS, menyusun SOP terkait mekanisme pengangkatan inspektur penerbangan ke dalam JF.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Hamka, M.A
Uncontrolled Keywords: implementasi kebijakan; jabatan fungsional
Subjects: Manajemen Sumber Daya Aparatur
Divisions: Jurusan Administrasi Publik > Administrasi Pembangunan Negara (S2) > Manajemen Sumber Daya Aparatur (S2)
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 12 Feb 2026 07:43
Last Modified: 13 Feb 2026 05:28
URI: http://repository.stialan.ac.id/id/eprint/768

Actions (login required)

View Item
View Item