Shindyko Wibowo, NPM. 1764002151 (2021) Efektivitas Tugas Pokok Dan Fungsi Pengelola Barang Dalam Penatausahaan Barang Milik Negara Di Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika. Masters thesis, Politeknik STIA LAN Jakarta.
003 T MSDA Shindyko Wibowo-BAB I.pdf - Published Version
Download (1MB)
003 T MSDA Shindyko Wibowo-BAB V.pdf - Published Version
Download (431kB)
003 T MSDA Shindyko Wibowo-BAB II-BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (610kB) | Request a copy
Abstract
Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah Laporan Hasil Audit (LHA) Operasional pada STMKG Tahun Anggaran 2017-2018 Nomor LHA.II/05/01/IX/OPR/2018 Tanggal 27 September 2018 oleh Inspektorat BMKG selaku Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) BMKG, ada temuan 1 (satu) unit kendaraan dinas roda 4 dalam kondisi rusak berat belum dilaporkan secara tertulis. Penatausahaan BMN belum dilakukan secara efektif karena inventarisasi BMN dan penghapusan yang masih belum dilakukan secara berkala setiap tahunnya. Dengan adanya temuan dari Inspektorat BMKG yang menyatakan adanya barang belum dilaporkan secara tertulis dan dihapus, hal ini terjadi karena kurang efektifnya pelaksanaan penatausahaan BMN oleh petugas pengelola barang di STMKG. Tidak efektifnya pengelolaan BMN oleh Petugas BMN dapat disebabkan karena beban kerja petugas pengelola barang yang berlebih, pengetahuan petugas pengelola barang yang belum cukup dan juga keterampilan atau skill petugas pengelola barang yang belum baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efektivitas dari pengelola barang dalam penatausahaan barang milik negara di Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Penelitian ini menggunakan metode gabungan antara metode kualitatif dengan metode kuantitaif. Data di sapatkan dengan cara mewawancarai responden di lingkungan Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika yang berjumlah 6 orang. Hasil dari penelitian ini saat ini petugas pengelola barang memiliki ijazah Strata 2, berarti petugas pengelola barang di STMKG sudah memenuhi syarat minimum untuk menjadi petugas pengelola barang yang minimal memiliki ijazah Diploma III. Petugas pengelola barang di STMKG belum memiliki sertifikat Diklat Teknis Subtantif Spesialisasi (DTSS) Pengelolaan BMN yang dikeluarkan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementerian Keuangan sebagai Kementerian ataupun Instansi Pembina. petugas pengelola barang di STMKG menguasai dan memiliki aspek teknis, aspek kognitif dan aspek sosial yang sangat baik untuk menunjang pekerjaannya sebagai petugas pengelola barang. Saran dari penelitian ini STMKG segera mengusulkan penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) petugas pengelola barang dan juga mengusulkan agar pengelola barang mengikuti pendidikan dan pelatihan DTSS Pengelolaan BMN, agar nantinya seluruh pengelola barang di STMKG agar memiliki sertifikat serta kemampuan dasar dalam mengelola BMN.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Bambang Giyanto, M.Pd |
| Uncontrolled Keywords: | efektivitas, pengelola barang, BMN, stmkg |
| Subjects: | Manajemen Sumber Daya Aparatur |
| Divisions: | Jurusan Administrasi Publik > Administrasi Pembangunan Negara (S2) > Manajemen Sumber Daya Aparatur (S2) |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 10 Feb 2026 12:31 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 05:23 |
| URI: | http://repository.stialan.ac.id/id/eprint/745 |
