STRATEGI PENINGKATAN REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM PROSES PEMBUATAN KEBIJAKAN DI BAWASLU RI (STUDI KASUS PERIODE AHUN 2022-2027) 2022-2027)

Yuni Murni Tampomuri, NPM. 2041021002 (2024) STRATEGI PENINGKATAN REPRESENTASI PEREMPUAN DALAM PROSES PEMBUATAN KEBIJAKAN DI BAWASLU RI (STUDI KASUS PERIODE AHUN 2022-2027) 2022-2027). Masters thesis, Politeknik STIA LAN Jakarta.

[thumbnail of 001 TMKP 2024 -  YUNI MURNI TAMPOMURI BAB II - IV.pdf] Text
001 TMKP 2024 - YUNI MURNI TAMPOMURI BAB II - IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[thumbnail of 001 TMKP 2024 -  YUNI MURNI TAMPOMURI BAB V - LAMPIRAN.pdf] Text
001 TMKP 2024 - YUNI MURNI TAMPOMURI BAB V - LAMPIRAN.pdf - Published Version

Download (3MB)
[thumbnail of 001 TMKP 2024 -  YUNI MURNI TAMPOMURI BAGIAN AWAL - BAB I.pdf] Text
001 TMKP 2024 - YUNI MURNI TAMPOMURI BAGIAN AWAL - BAB I.pdf - Published Version

Download (1MB)

Abstract

Pemenuhan demokrasi pada hal-hal prosedural masih mendominasi dibandingkan dengan hal-hal substansial. Demokratisasi di Indonesia terus bergulir namun pertanyaan kritisnya yakni dimana dan bagaimana posisi perempuan yang secara historis berada pada kondisi powerless dan terdiskriminasi dalam kultur patriarkis. Afirmasi bagi perempuan di partai politik dan lembaga legislatif negara terus digaungkan dan dimasukkan dalam regulasi untuk mendekati titik kesetaraan antara perempuan dengan laki-laki. Demikian juga halnya dengan perempuan di lembaga penyelenggara pemilu yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Selanjutnya di atur dalam aturan turunan Peraturan KPU dan Peraturan Bawaslu meskipun kehadiran perempuan bukanlah sesuatu yang diwajibkan tetapi ‘memperhatikan’ keterwakilan perempuan minimal 30 persen. Penelitian ini dilakukan dengan melihat strategi representasi perempuan dalam proses pembuatan kebijakan di Bawaslu RI pada periode 2022- 2027. Metode kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder digunakan serta secara spesifik menggunakan teori representasi dari Hanna Pitkin yang membagi representasi kedalam 4 (empat) kategorisasi yakni representasi formal, substantif, deskriptif, dan simbolik. Secara keseluruhan perempuan sudah menunjukkan signifikansi representasi meski dalam sisi kuantitas masih belum memenuhi angka minimal 30 persen.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing 1: Dr. Asropi, S.Ip, M.Si ; Pembimbing 2: Dr. Bambang Giyanto, S.H., M.Pd.
Uncontrolled Keywords: Bawaslu RI, Kebijakan Publik, Representasi Perempuan
Subjects: Manajemen Kebijakan Publik
Divisions: Jurusan Administrasi Publik > Administrasi Pembangunan Negara (S2) > Manajemen Kebijakan Publik (S2)
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 05 Mar 2026 05:12
Last Modified: 05 Mar 2026 05:12
URI: http://repository.stialan.ac.id/id/eprint/935

Actions (login required)

View Item
View Item