Khayat, NPM. 1964002020 (2021) Analisis Penggunaan Hasil Assesment Center Untuk Penempatan Pejabat Kepala Bagian Perencanaan Polres di Polda Metro Jaya. Masters thesis, Politeknik STIA LAN Jakarta.
070 TMSDA 2021 Khayat new-BAB I.pdf - Published Version
Download (6MB)
070 TMSDA 2021 Khayat new-BAB V.pdf - Published Version
Download (10MB)
070 TMSDA 2021 Khayat new-BAB II-BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (18MB) | Request a copy
Abstract
Assessment center Polri adalah fasilitas yang dimiliki oleh institusi Polri dan digunakan untuk memotret kompetensi para calon pejabat yang akan menduduki jabatan setingkat Eselon IV, III dan II. Asesmen kompetensi dilakukan dengan menggunakan serangkaian alat test, sehingga hasilnya yang berupa portraits kompetensi dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam proses seleksi dan penempatan pejabat tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa proses assessment center dan penggunaan hasilnya dalam seleksi dan penempatan pejabat Kepala Bagian Perencanaan di Polres jajaran Polda Metro Jaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan menggabungkan wawancara, observasi dan telaah dokumentasi. Berdasarkan hasil dari penelitian ini diketahui bahwa pelaksanaan assessment center di Polda Metro Jaya telah menerapkan prinsip objektif, akuntabel, nesesitas, transparan dan independen. Selanjutnya dalam proses penempatan pejabat di Polda Metro Jaya, selain mempetimbangkan hasil assessment center juga mempertimbangkan beberapa faktor lainnya seperti latar belakang pendidikan, pengalaman tugas (jabatan yang pernah diduduki), masa kerja, kondite dan prestasi kerja, kesehatan baik kesehatan fisik maupun mental, attittude (sikap dan prilaku), status pernikahan dan usia. Proses penilaian akhir dalam pemilihan dan penempatan pejabat dilakukan oleh Dewan Kebijakan (Wanjak) melalui rapat Wanjak yang terdiri dari unsur Pimpinan (Wakapolda), Inspektorat (Itwasda), Pengawas (Bidpropam) dan pengelola bidang SDM Polda Metro Jaya (Biro SDM). Untuk seleksi dan penempatan pejabat Kepala Bagian Perencanaan Polres jajaran di Polda Metro Jaya, mengingat jumlah jabatan yang tersedia terbatas dan tingkat kompleksitas di setiap Polres berbeda sehingga soliditas team juga merupakan salah satu materi utama yang dibahas dalam rapat Wanjak selain keterampilan dan kapabilitas calon pejabat. Atas dasar kondisi-kondisi tersebut, maka dalam rapat Wanjak selain membahas dan mempertimbangkan hasil assessment center dan faktor-faktor tersebut diatas juga mempertimbangkan faktor senioritas, faktor strategis dan juga faktor politis. Keputusan Dewan Kebijakan yang diambil dalam rapat Wanjak merupakan keputusan final dalam pemilihan dan penempatan pejabat di lingkungan Polda Metro Jaya termasuk Pejabat Kepala Bagian Perencanaan Polres di Polda Metro Jaya.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing: Dr. Asropi, M.Si ; Dr. Ridwan Rajab, M.Si. |
| Uncontrolled Keywords: | assessment center, penempatan pejabat, MSDM, Polda Metro Jaya |
| Subjects: | Manajemen Sumber Daya Aparatur |
| Divisions: | Jurusan Administrasi Publik > Administrasi Pembangunan Negara (S2) > Manajemen Sumber Daya Aparatur (S2) |
| Depositing User: | Admin Perpustakaan |
| Date Deposited: | 13 Feb 2026 07:48 |
| Last Modified: | 13 Feb 2026 07:48 |
| URI: | http://repository.stialan.ac.id/id/eprint/820 |
