VALUASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PEJABAT FUNGSIONAL PEMERIKSA PATEN DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN INTELEKTUAL KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA

Almiera, NPM. 1864001053 (2019) VALUASI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN PEJABAT FUNGSIONAL PEMERIKSA PATEN DIREKTORAT JENDERAL KEKAYAAN INTELEKTUAL KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA. Masters thesis, Politeknik STIA LAN Jakarta.

[thumbnail of BAB I & V- 049 T MSDA 2020 ALMIERA-lkp.pdf] Text
BAB I & V- 049 T MSDA 2020 ALMIERA-lkp.pdf - Published Version

Download (3MB)
[thumbnail of BAB II - IV - 049 T MSDA 2020 ALMIERA-lkp.pdf] Text
BAB II - IV - 049 T MSDA 2020 ALMIERA-lkp.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Progam evaluasi kebijakan pengembangan jabatan fungsional pemeriksa paten yang disusun secara cermat dan didasarkan kepada metode-metode ilmiah serta berpedoman pada keterampilan yang dibutuhkan organisasi saat ini maupun masa depan. Pengembangan haruslah bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis, teoritis, konseptual serta moral sumber daya manusia supaya prestasi kerjanya baik dan mencapai hasil yang optimal. Solusi awal yang dapat dilakukan adalah mengevaluasi kebijakan yang dibuat dengan melihat hasil kinerja pemeriksa paten berapa dokumen yang diselesaikan berdasarkan pada sasaran dan tujuan. Tujuan yang dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kebijakan pembinaan dan pengembangan SDM Jabatan Fungsional Pemeriksa Paten. penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dijabarkan secara deskriptif, dengan menggunakan variable teori George C.Edwardds III terdiri dari empat variabel yakni komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan jabatan fungsional pemeriksa paten adalah dalam meningkatkan kinerja dalam pemeriksaan substantif paten dan tidak ada menambahkan keterampilan untuk lebih ahli di bidangnya. Terdapat beberapa kendala dalam pengembangan pejabat fungsional pemeriksa paten adalah belum terbentuknya forum atau panel sebagai komunikasi antara pejabat fungsional pemeriksa paten dengan bagian internal dan eksternal Ditjen Kekayaan Intelektual, dan belum ada terbentuknya standar prosedur kerja yang dijadikan sebagai petunjuk dalam menjalankan pemeriksaan substantif paten.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Ridwan Rajab, M.Si
Uncontrolled Keywords: Pengembangan, Pejabat fungsional, Pemeriksa Paten
Subjects: Manajemen Sumber Daya Aparatur
Divisions: Jurusan Administrasi Publik > Administrasi Pembangunan Negara (S2) > Manajemen Sumber Daya Aparatur (S2)
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 20 Jan 2026 02:28
Last Modified: 20 Jan 2026 02:28
URI: http://repository.stialan.ac.id/id/eprint/633

Actions (login required)

View Item
View Item