ANALISIS MOTIVASI BERPRESTASI PEJABAT FUNGSIONAL STATISTISI DI BADAN PUSAT STATISTIK

Artha Satwika, NPM. 1864001106 (2019) ANALISIS MOTIVASI BERPRESTASI PEJABAT FUNGSIONAL STATISTISI DI BADAN PUSAT STATISTIK. Masters thesis, Politeknik STIA LAN Jakarta.

[thumbnail of BAB I & V - 047 T MSDA 2020 Artha Stawika-lkp.pdf] Text
BAB I & V - 047 T MSDA 2020 Artha Stawika-lkp.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II - IV - 047 T MSDA 2020 Artha Stawika-lkp.pdf] Text
BAB II - IV - 047 T MSDA 2020 Artha Stawika-lkp.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (989kB) | Request a copy

Abstract

Motivasi berprestasi didefinisikan sebagai dorongan untuk unggul, mencapai kriteria atau standar tertentu, dan berusaha untuk berhasil. Motivasi ini memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja. Bagi Badan Pusat Statistik, yang mempunyai misi sebagai penyedia data berkualitas, memiliki Pejabat Fungsional Statistisi yang unggul adalah suatu kebutuhan. Pejabat Fungsional Statistisi adalah salah satu formasi teknis pegawai pemerintah yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan statistik. Oleh karena itu, memiliki Pejabat Fungsional Statistisi dengan motivasi berprestasi tinggi akan mencapai tujuan organisasi dengan cara terbaik. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mengidentifikasi, dan menganalisis motivasi berprestasi pada Pejabat Fungsional Statistisi. Dalam mencapai tujuan penelitian tersebut, makalah ini difokuskan pada empat hal; pertama, bagaimana motivasi berprestasi Pejabat Fungsional Statistisi; kedua, faktor apa yang mempengaruhi motivasi berprestasi Pejabat Fungsional Statistisi; ketiga, kendala apa yang dihadapi dalam mencapai motivasi berprestasi; dan keempat, model motivasi berprestasi. Penelitian ini akan dianalisis menggunakan Teori Motivasi Berprestasi David McClelland dengan enam aspeknya yang terdiri dari sikap tanggung jawab, memperhatikan umpan balik, mempertimbangkan risiko pemilihan tugas, inovasi dan kreativitas, waktu tugas penyelesaian tugas, dan keinginan untuk menjadi yang terbaik. Selanjutnya, desain penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan mengumpulkan informasi melalui wawancara terhadap tujuh jenjang Pejabat Fungsional Statistisi dan dua orang Pejabat Pengawas sebagai informan kunci dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini adalah Pejabat Fungsional Statistisi memiliki sikap bertanggung jawab, memperhatikan umpan balik dan aspek waktu penyelesaian tugas, namun kurang memiliki risiko pemilihan tugas, kreativitas dan inovasi, serta tidak memiliki keinginan untuk menjadi yang terbaik. Faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi Pejabat Fungsional Statistisi adalah faktor internal yaitu dorongan dari dalam diri masing-masing individu dan faktor eksternal berupa penugasan atasan langsung dan tuntutan pencapaian angka kredit. Kendala-kendala yang dihadapi oleh Pejabat Fungsional Statistisi adalah kendala dari dalam individu yaitu kurangnya motivasi dalam diri masing-masing individu dan kompetensi, serta kendala dari luar individu yaitu sistem pengelolaan tugas yang kurang baik. Model pengembangan motivasi yang disarankan adalah pemberian tugas sesuai dengan jenjang jabatannya, pemberian tugas untuk pengembangan profesi, melibatkan Statistisi di setiap kegiatan statistik, pengembangan kompetensi pegawai, dan menciptakan lingkungan yang kompetitif.

Item Type: Thesis (Masters)
Additional Information: Pembimbing: Prof. Dr JOHANES BASUKI, M.Psi
Uncontrolled Keywords: Motivasi Berprestasi, Prestasi Kerja, Statistisi
Subjects: Manajemen Sumber Daya Aparatur
Divisions: Jurusan Administrasi Publik > Administrasi Pembangunan Negara (S2) > Manajemen Sumber Daya Aparatur (S2)
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 20 Jan 2026 02:28
Last Modified: 20 Jan 2026 02:28
URI: http://repository.stialan.ac.id/id/eprint/631

Actions (login required)

View Item
View Item