Strategi Implementasi Kebijakan Penilaian Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi Pada Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban

Sri Wiji Astuti, NPM. 2441021066 (2026) Strategi Implementasi Kebijakan Penilaian Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi Pada Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban. Diploma thesis, Politeknik STIA LAN Jakarta.

[thumbnail of BAB I & V - 043 TKP 2026 - Sri Wiji Astuti.pdf] Text
BAB I & V - 043 TKP 2026 - Sri Wiji Astuti.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of BAB II - IV - 043 TKP 2026 - Sri Wiji Astuti.pdf] Text
BAB II - IV - 043 TKP 2026 - Sri Wiji Astuti.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Lembaga Pelindungan Saksi dan Korban (LPSK) menerapkan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi untuk mendukung tata kelola yang efektif, akuntabel, dan berbasis risiko. Namun, implementasi Penilaian Maturitas SPIP Terintegrasi di LPSK masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab belum optimalnya implementasi kebijakan tersebut serta merumuskan strategi implementasi yang efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, studi literatur, dan observasi. Analisis data berdasarkan teori Edward III yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, serta teori Ansell dan Gash untuk menganalisis strategi penguatan kolaborasi antar aktor dan antar unit organisasi. Selanjutnya strategi implementasi ditentukan menggunakan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum optimal karena dipengaruhi oleh empat faktor utama, yaitu disposisi pelaksana yang belum sepenuhnya menginternalisasi nilai SPIP sebagai instrumen tata kelola berbasis risiko, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia dan sistem informasi yang belum terintegrasi, fragmentasi struktur birokrasi yang menghambat koordinasi lintas unit, serta komunikasi kebijakan yang belum mampu membangun pemahaman yang seragam di seluruh tingkatan organisasi. Berdasarkan perspektif Ansell dan Gash, penguatan kolaborasi antar unit kerja, keterlibatan pimpinan, pembangunan kepercayaan, komitmen bersama, serta integrasi proses bisnis menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi SPIP Terintegrasi. Strategi implementasi yang direkomendasikan meliputi penguatan budaya organisasi berbasis risiko, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, integrasi sistem informasi dan proses bisnis, penguatan antar unit kerja, serta optimalisasi komunikasi dan internalisasi kebijakan secara berkelanjutan. Strategi tersebut diharapkan dapat meningkatkan maturitas SPIP Terintegrasi dan memperkuat tata kelola LPSK yang efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pembimbing: Dr. Edy Sutrisno, M.Si
Uncontrolled Keywords: SPIP Terintegrasi, implementasi kebijakan, maturitas SPIP, tata kelola, resiko
Subjects: Manajemen Kebijakan Publik
Divisions: Jurusan Administrasi Publik > Administrasi Pembangunan Negara (S2) > Manajemen Kebijakan Publik (S2)
Depositing User: Unnamed user with email stialanjak@gmail.com
Date Deposited: 16 Sep 2026 07:50
Last Modified: 16 Sep 2026 07:50
URI: http://repository.stialan.ac.id/id/eprint/1288

Actions (login required)

View Item
View Item