Pengaruh Fleksibilitas Kerja Terhadap Keterikatan Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Kinerja Di Biro Organisasi Dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia

Eka Lusyana, NPM. 2320721006 (2026) Pengaruh Fleksibilitas Kerja Terhadap Keterikatan Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Kinerja Di Biro Organisasi Dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diploma thesis, Politeknik STIA LAN Jakarta.

[thumbnail of BAB I & V - 012 SMSDMA 2026 - Eka Lusyana.pdf] Text
BAB I & V - 012 SMSDMA 2026 - Eka Lusyana.pdf - Published Version

Download (2MB)
[thumbnail of BAB II - IV - 012 SMSDMA 2026 - Eka Lusyana.pdf] Text
BAB II - IV - 012 SMSDMA 2026 - Eka Lusyana.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (695kB) | Request a copy

Abstract

Keterikatan pegawai atau employee engagement merupakan salah satu aspek penting dalam pengelolaan sumber daya manusia yang berkontribusi terhadap keberhasilan organisasi. Tingkat keterikatan yang tinggi mendorong pegawai untuk memberikan kinerja optimal dan produktif. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan keterikatan pegawai adalah fleksibilitas kerja, yaitu keleluasaan dalam mengatur waktu dan lokasi kerja sesuai kebutuhan tugas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas kerja terhadap keterikatan pegawai dengan menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Lokasi penelitian berada di Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan, dengan sampel sebanyak 81 pegawai Aparatur Sipil Negara. Meskipun kebijakan fleksibilitas kerja telah diterapkan dan didukung regulasi, keterikatan pegawai masih belum optimal. Hal ini terlihat dari fluktuasi Indeks Integritas Organisasi, belum maksimalnya nilai budaya kerja, serta adanya pegawai yang mengajukan mutasi keluar instansi. Variabel keterikatan pegawai diukur menggunakan indikator Febriansyah dan Ginting (2020) yang mencakup tujuh dimensi. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, dengan nilai signifikansi di bawah 0,05. Besaran pengaruh fleksibilitas kerja terhadap keterikatan pegawai sebesar 19,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain.

Item Type: Thesis (Diploma)
Additional Information: Pembimbing: Budi Fernando Tumanggor, SS., MBA
Uncontrolled Keywords: Fleksibilitas Kerja; Keterikatan Pegawai; Budaya Kerja.
Subjects: Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur
Divisions: Jurusan Administrasi Publik > Manajemen Sumber Daya Manusia Aparatur (D4)
Depositing User: Admin Perpustakaan
Date Deposited: 21 Jul 2026 04:26
Last Modified: 21 Jul 2026 04:26
URI: http://repository.stialan.ac.id/id/eprint/1209

Actions (login required)

View Item
View Item